18 Apr 2017, 13:09:33

Jadwal UNAS 2017 tidak lagi serentak




Jadwal penyelenggarakan UNAS 2017 untuk tingat SMP dan SMA/SMK kali ini berubah. Jadwal UNAS yang biasanya dilakukan serempak kali ini berbeda. Pelaksanaan UNAS untuk SMP justru dibagi menjadi dua gelombang. Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mengatakan bahwa jadwal UNAS yang berbeda dan bergelombang ini dibuat agar cakupan kuota siswa yang mengerjakan UNAS berbasis komputer ini bisa lebih banyak yaitu dengan bergantian.

Selain itu, setiap siswa akan menerima soal yang berbeda sehingga peluang soal ini bocor dan nyontek pun kecil. Dengan jadwal yang tidak bersamaan, diyakini bahwa sekolah yang tidak mempunyai komputer bisa meminjam ke sekolah yang ada. Hal ini juga meningkatkan intergritas dan kualitas pelaksanaan UNAS sehingga menghasilkan pemetaan standar nasional yang sebenarnya. Saat ini ada 2,1 juta siswa dari total peserta UNAS SMP, SMA/SMK yang terdata dengan jumlah 7.125.380 siswa dapat mengikuti UNAS tahun depan.


Sudah ada sekitar 12,000an sekolah yang siap menjadi tempat UNBK (Unas berbasis komputer). Pemerintah daerah dapat mengatur untuk menjamin kapasitas pengguna UNBK agar terlaksana dengan maksimal. Sekolah juga bisa berbagi sumber daya dan melayani sekolah lain yang belum memiliki fasilitas untuk UNBK.

Pelajaran yang diujikan dalam UNAS meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika dan mata pelajaran dalam bidang tertentu kini tidak lagi wajib untuk diikuti semua. Siswa dapat memilih mata pelajaran yang sesuai mereka minati. Pilihan mata pelajaran dibebaskan dan nanti hanya didata oleh sekolah. Apapun pilihannya dan cara UNAS yang diambil (UNBK/kertas) akan siap dilayani.


Tahun 2016 lalu, siswa diwajibkan untuk mengikuti enam mata pelajaran UNAS, meliputi tiga mata pelajaran yng sesuai dengan bidang atau program IPA, IPS dan Bahasa. Pada tahun 2017 ini, peserta UNAS SMA bisa memilik minimal 4 mata pelajaran yang salah satunya sessuai dengan pilihan siswa. Pilihan dari program IPA meliputi Fisika, Kimia, dan Biologi. Sedangan prograam IPS meliputi Ekonomi, Geografi, dan Sosiologi. Program Bahasa meliputi Sastra Indonesia, Antropologi, dan Bahasa Asing. Siswa hanya perlu mengikuti satu mata pelajaran dari pilihan yang ada. Namun, semuanya tetap harus diikuti melalui USBN.



RELATED NEWS